Bahaya Kebakaran Dan Penyakit Menular

By EDP Admin | June 10, 2019

Musibah kebakaran memberikan efek yang tidak main-main. Bukan hanya Kerugian materi, bahkan korban jiwa pun bisa terjadi karena musibah ini. Menurut data yang dilansir oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Desember lalu, tepatnya Minggu (22/12/2013), tercatat 16 kasus kebakaran terjadi di DKI Jakarta. Dari jumlah itu, 15 di antaranya diakibatkan karena korsleting arus listrik, sementara satu sebab lainnya akibat tabrakan kereta. Dengan kata lain, peristiwa kebakaran dominan terjadi di kawasan permukiman, dan 100 persen akibat korsleting listrik (ini akan berefek juga pada manufacture). Memang, data tersebut tidak menyertakan kondisi instalasi listrik di lokasi kejadian. Namun, menurut Riyanto Mashan, Country President, PT Schneider Electric Indonesia, ada beberapa kemungkinan terjadinya percikan api yang disebabkan oleh listrik. Setidaknya,, ada tiga penyebab munculnya percikan api yang berhubungan dengan instalasi listrik. Pertama, beban berlebih atau overload. Kedua, hubungan singkat arus listrik atau short-circuit, dan ketiga arus bocor pada bangunan atau peralatan. Jika api tersambar dengan bahan-bahan yang mudah terbakar, percikan tersebut mampu membakar material yang ada dan bahkan bisa menyebabkan api besar dipabrik. ada langkah-langkah yang bisa dilakukan bagi kita untuk mencegah hal tersebut antara lain adalah:

  • Pastikan sebelum operasional kondisi kabel tidak ada yang terkelupas dan tidak menimbulkan resiko, terutama pada area2 berbahaya seperti extruder, blending dll. Hal ini bisa untuk mencegah konsleting yang diakibatkan oleh tikus ataupun kecoa yang menggrogoti kabel ketika kita meninggalkan pabrik seminggu kemarin

  • Pastikan kondisi kabel panel tidak ada air

  • Dan jika dilakukan start up operasional awas dan perhatikan lakukan kroscheck kembali kondisi panel dan kabel yang ada dilapangan

  • Pastikan sudah mengetahui tindakan apa yang akan dilakukan jika terjadi kebakaran